Kamis, 29 Desember 2011

KUMPULAN KATA-KATA BIJAK MARIO TEGUH , KATA-KATA MOTIVASI – KALIMAT MUTIARA GOLDEN WAYS – NASEHAT MARIO TEGUH part 5

Seorang pesimis adalah pribadi
yang tidak melihat kemungkinan baik
dari apa pun yang dilakukannya
atau yang akan terjadi di masa depan.
Dia sama sekali tidak bodoh,
bahkan sering kali adalah
pribadi yang sangat cerdas dan
gemar menganalisa.
Tetapi,
mungkin hatinya telah dikuasai
oleh kegelapan,
sehingga dia hanya berfokus
pada bayangan,
saat sebetulnya dia bisa melihat sinar.
Tuhan, peliharalah hati kami.
Aamiin

Janganlah kau letihkan dirimu
dengan perburuan tak pasti untuk
menemukan cinta yang sempurna.
Kesadaran mu yang dimabukkan
oleh lamunan cinta itu, akan semakin
terasing dari kenyataan hidup.
Ketahuilah …
Keindahan cinta hanya hinggap di hatimu,
jika engkau mencintai dia yang mencintaimu.
Janganlah berletih-hati
mencari yang terbaik untuk kau cintai.
Jadilah yang terbaik bagi yang mencintaimu.
Mario Teguh

Seorang sahabat menulis,
“Awalnya, saya njenggureng membaca
dan mendengar nasehat yang terasa asing
namun akrab di hati.
Apa karena nasehat nya juga dari hati ya?
Terima kasih Pak,
atas persaudaraan dalam kebaikan
dan kesabaran super ini
Ketika saya berhenti bertanya dan memulai,
semua mulai berlaku ramah dan bersahabat,
datang penolong dan pertolongan
Semua terjadi ketika saya berhenti meragu.”

Yang berhasil itu
bukan orang pandai,
tapi orang yang kelihatan pandai.
Itu sebabnya
orang yang sudah pandai
harus belajar tampil pandai.
Banyak orang
yang secara akademis pandai,
menolak belajar tampil baik,
karena menurutnya
kepandaian akademis
adalah segalanya
dan orang akan otomatis tahu
bahwa dia orang pandai.
Ternyata tidak begitu.
Orang pandai
yang tidak kelihatan pandai,
tidak akan terpakai.

Anda tidak akan dirugikan
terlalu banyak oleh kemarahan Anda,
tapi Anda akan pasti sangat dirugikan
oleh dampak dari kemarahan
yang tidak Anda kendalikan.
Kemarahan adalah reaksi mental
yang wajar yang bisa terjadi
kepada siapa pun,
tapi yang tidak berbahaya
bagi siapa pun,
sampai Anda menggunakannya
untuk bereaksi dengan cara
yang merendahkan diri sendiri
dan melukai orang lain.
Berhati-hatilah.

Jangan salahkan wanita
yang memilih calon pasangannya
dengan sangat berhati-hati.
Menikah itu seperti membeli mobil,
lebih mudah membeli daripada merawatnya.
Dan dalam perjalanan hidup pernikahan
yang tidak selalu datar dan indah,
yang bisa juga bermasalah dan sedih itu;
kita membutuhkan pikiran yang bersih,
hati yang bening, dan fisik yang sehat
untuk sampai dengan selamat,
sejahtera, dan bahagia

Kita hanya se-bahagia
kesungguhan kita untuk
memilih kebahagiaan.
Dan dalam kebebasan kita
untuk memilih,
yang paling besar dampaknya
pada kualitas hidup kita,
adalah pilihan sikap.
Jika kita melihat
masalah-masalah kita permanen,
maka seolah-olah permanen-lah
penderitaan kita.
Maka,
pilihlah untuk berbahagia.
Dan perhatikanlah
bagaimana pilihan itu
mulai mewujud,
segera setelah Anda memutuskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar